dari kitab Al Wafi yang ditulis DR. Musthafa Dieb Al-Bugha Muhyiddin Mistu yang di terjemahkan oleh Muhil Dhofir Lc.
Anas ra. berkata, aku mendengar Rasulullah saw. bersaba, Allah swt berfirman: “Hai anak Adam, selama kalian mau berdoa dan berharap kepada-Ku, pasti Kuampuni dosa yang pernah kalian lakukan, dan Aku tidak peduli. Hai anak Adam, seandainya dosa kalian membumbung setinggi langit lalu kalian memohon ampun kepada-Ku, pasti Ku-ampuni. Hai anak Adam, seandainya kalian datang kepada-Ku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, asalkan tidak menyekutukan Aku, pasti Aku mendatangimu dengan membawa ampunan sepenuh bumi pula.” (HR Tirmidzi, dia berkata: hadits ini hasan shahih)
Syarat dikabulkannya do'a:
a. Konsentrasi dan penuh harapan
Kehadiran hati dan harapan akan dikabulkannya doa, menjadi penyebab terpenting dikabulkannya do'a.
Abu Hurairah ra. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, "berdoalah kepada Allah dengan harapan akan dikabulkan. Karena
Anas ra. berkata, aku mendengar Rasulullah saw. bersaba, Allah swt berfirman: “Hai anak Adam, selama kalian mau berdoa dan berharap kepada-Ku, pasti Kuampuni dosa yang pernah kalian lakukan, dan Aku tidak peduli. Hai anak Adam, seandainya dosa kalian membumbung setinggi langit lalu kalian memohon ampun kepada-Ku, pasti Ku-ampuni. Hai anak Adam, seandainya kalian datang kepada-Ku dengan membawa kesalahan sepenuh bumi, asalkan tidak menyekutukan Aku, pasti Aku mendatangimu dengan membawa ampunan sepenuh bumi pula.” (HR Tirmidzi, dia berkata: hadits ini hasan shahih)
Syarat dikabulkannya do'a:
a. Konsentrasi dan penuh harapan
Kehadiran hati dan harapan akan dikabulkannya doa, menjadi penyebab terpenting dikabulkannya do'a.
Abu Hurairah ra. berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, "berdoalah kepada Allah dengan harapan akan dikabulkan. Karena